Hiking

Mengapa Kalian Harus Mencoba Mendaki Gunung, Setidaknya Sekali Seumur Hidup.

Mendaki gunung, kegiatan yang telah memperoleh popularitas tersendiri di kalangan anak muda masa kini semakin di gandrungi tak hanya sebatas penyalur hobi, tetapi juga untuk mencari eksistensi sekaligus jati diri. Yok coba mendaki gunung, cek tipsnya disini.

Namun, pernahkah kamu berpikir, kenapa banyak orang yang ingin mencoba bahkan menyukai kegiatan mendaki gunung, padahal di luar sana banyak sekali kegiatan lain yang lebih aman dilakukan dan pastinya lebih ekonomis.

Mungkin sebagian dari kita menyangka bahwa mendaki gunung itu hanya buang-buang waktu dan tenaga. Dari kegiatannya yang sangat melelahkan, membawa banyak barang dan berat, harus melewati medan terjal dan ekstrem, menghadapi cuaca yang berubah-ubah, serta harus turun kembali dengan rasa lelah yang berlipat ganda.

Ya, memang tidak salah jika kita beranggapan kalau mendaki gunung itu melelahkan. Tetapi, terlepas dari itu semua, ada hal lain yang bisa membayar lunas rasa lelah tersebut. Yakni ketika kita bisa melihat dan merasakan langsung betapa luas dan indahnya alam yang akan mengingatkan kita tentang kehidupan dan kebesaran Tuhan.

Lalu, apakah mendaki gunung bisa memberikan pengalaman yang sama sekali berbeda dengan perjalanan biasa? Kalian pasti sudah tahu jawabannya. Mulai dari tantangan selama perjalanan, tujuan menuju puncak, kekompakan bersama tim, dan masih banyak lainnya.

Nah, pengalaman-pengalaman tak terlupakan itulah yang bikin banyak orang ketagihan mendaki gunung. Ayo, cari tahu alasan lainnya mengapa kalian harus mencoba mendaki gunung setidaknya sekali seumur hidup.

Inilah Alasan Kenapa Kalian Harus Mencoba Mendaki Gunung

  • Mengenal Diri Sendiri

Mendaki gunung menjadi salah satu cara terbaik untuk mengenal diri sendiri. Saat melakukan pendakian, Kalian akan menyadari apa saja kelemahan yang kalian miliki dan bagaimana cara menghadapinya.

Mendaki gunung juga akan mengajarkan banyak hal, bahkan menguak potensi diri yang selama ini terpendam, seperti life survival, membaca arah, dan lain sebagainya.

  • Menambah Pengalaman

Pengalaman yang berharga takkan pernah bisa ditukar dengan apapun, bahkan dengan uang sekali pun. Itulah yang akan kalian rasakan saat mendaki gunung.

Cerita-cerita seru, sedih, darurat, dan lucu selama mendaki pasti akan terus tersimpan dalam memori. Cerita ini bisa kalian bagikan kepada teman-teman atau keluarga kalian kelak.

  • Menambah Teman

Mendaki gunung juga bagus untuk melatih jiwa sosialmu. Selama pendakian, kalian harus bekerja sama dengan teman sesama pendaki agar bisa sampai puncak dan kembali dengan selamat.

Disini, ego pribadi di kesampingkan dan jiwa sosial diasah. Kalian pasti akan bertemu banyak teman baru, saling tolong-menolong, dan kompak melkaukan pendakian agar tujuan pendakian tercapai bersama-sama.

  • Belajar Bertahan

Mendaki gunung memang bukan kegiatan mudah. Kalian perlu menyiapkan fisik dan mental sebabik mungkin agar bisa sampai ke puncak. Medan yang terjal dan penuh risiko dapat mengajarkan kalian bertahan di segala aspek kehidupan. Bertahan sampai apa yang dicita-citakan tercapai, seberat apapun rintangan yang dihadapi.

  • Membahagiakan Diri

Penelitian menunjukkan bahwa mendaki gunung dapat menjadi terapi tambahan dan membantu orang yang sedang depresi berat yang disertai dengan rasa putus asa. Bagi mereka yang tidak menderita depresi, mendaki gunung pun bisa membantu memperbaiki kondisi mental.

  • Belajar Bersyukur

Menyaksikan keindahan alam yang terbentang luas di puncak gunung bisa menambah rasa syukur kita atas segala sesuatu ciptaan Tuhan.

See also  6 Tips Persiapan Mendaki Gunung Gede Pangrango

Kita juga bisa belajar menghargai alam dan menjadi paham betul betapa pentinganya menjaga dan melestarikan lingkungan. Karena, salah satu bentuk rasa syukur kita atas pemberian Tuhan adalah dengan merawat apa yang ada di bumi ini.

Agar Tidak Cepat Lelah Saat Mendaki Gunung, Ikuti Tips Berikut.

Mendaki gunung merupakan salah satu jenis olahraga yang tentu membutuhkan tenaga yang ekstra. Jadi, wajar saja jika seorang pendaki pernah merasakan lelah saat di perjalanan mencapai puncak gunung.

Sebenarnya, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyiasati rasa lelah tersebut, beberapa di antaranya adalah :

  • Lakukan Pemanasan Sebelum Pendakian

Otot kaki yang tidak terbiasa menerima beban berat saat menghadapi medan di gunung akan terasa cepat keram dan pegal. Oleh karena itu, sebaiknya latih otot dengan pemanasan dan tentunya dengan berolahraga rutin, jauh hari sebelum melakukan pendakian.

  • Membawa Bekal Makanan Dan Minuman

Dengan kondisi tubuh yang lelah dan suhu pegunungan yang cukup dingin, biasanya akan mempercepat rasa lapar. Bawalah makanan yang tepat dan cukup efektif untuk mengganjal perut serta mengembalikan tenaga.

  • Mengatur Ritme Jalan

Melangkahlah dengan langkah kecil saja. Ritme jalan yang stabil akan membuat perjalanan tidak terasa melelahkan, karena dapat membantu tubuh dan otot-otot untuk melakukan penyesuaian.

  • Istirahat Sejenak

Ketika sudah merasakan lelah, carilah tempat yang datar untuk beristirahat. Duduk dan selonjorkan kaki, serta aturlah nafas. jangan beristirahat terlalu lama atau bahkan sampai tertidur, karena jusrtu akan membuat suhu tubuh jadi menurun dan dapat menyebabkan hipotermia.